Lahirnya Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa dipisahkan dari salah satu ulama kharismatik kelahiran Madura, yaitu Syaikhona Kholil Bangkalan. Selain merupakan ulama pencetak ulama, Syaikhona Kholil memiliki peran yang sangat bersejarah di balik berdirinya Nahdlatul Ulama, yang di antaranya memberi isyarat tongkat dan tasbih kepada muridnya, Hadlratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Isyarat tongkat dan tasbih ini diantarkan ke Tebuireng Jombang oleh santrinya, yaitu As’ad Syamsul Arifin, yang kelak menjadi pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo.
12/10/2024
Shalawat Ilmu Syaikhona Kholil Bangkalan: Cara Baca dan Keutamaannya
Lahirnya Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa dipisahkan dari salah satu ulama kharismatik kelahiran Madura, yaitu Syaikhona Kholil Bangkalan. Selain merupakan ulama pencetak ulama, Syaikhona Kholil memiliki peran yang sangat bersejarah di balik berdirinya Nahdlatul Ulama, yang di antaranya memberi isyarat tongkat dan tasbih kepada muridnya, Hadlratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Isyarat tongkat dan tasbih ini diantarkan ke Tebuireng Jombang oleh santrinya, yaitu As’ad Syamsul Arifin, yang kelak menjadi pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo.
Mengenal Central Bank Digital Currency dan Bagaimana Legalitasnya Indonesia
12/01/2024
Susunan Pengurus dan Personalia PWNU Jatim 2024-2029
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur resmi memiliki komposisi dan personalia kepengurusan baru untuk masa khidmat 2024-2029. Hal tersebut berdasarkan surat keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Kepengurusan PWNU Jatim 2024-2029 Resmi Dilantik PBNU
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi melantik Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur masa khidmat 2024-2029. Proses pelantikan dilakukan Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Akhmad Said Asrori di Lapangan Universitas KH Hasyim Asy’ari (Unhasy), Jombang, Sabtu (30/11/2024) malam.
11/29/2024
Syeikh Mahfudz At-Tarmasi, Ulama dari Tremas yang Mendunia
Syeikh Mahfudz at-Tarmasi memiliki nama lengkap Muhammad Mahfudz bin Abdullah bin Abdul Manan bin Dipomenggolo al-Tarmasi al-Jawi. Ia lahir di Tremas, Kecamatan Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, pada tanggal 12 Jumadil Awal 1285 H / 31 Agustus 1842 M. Ia meninggal di Makkah pada malam Senin di awal bulan Rajab 1338 H, saat berusia 53 tahun, serta dimakamkan di Maqbarah al-Ma’la.
Penisbatan ‘at-Tarmasi’ dalam namanya menunjukkan asal kelahirannya, yakni Desa Tremas, Pacitan. Sebagian kalangan lainnya justru lebih mengenal dengan nama Syeikh Mahfudz Tremas. Ia lahir dari kalangan pesantren dan pengetahuan agama yang kuat. Keluarganya berasal dari keturunan Pondok Tremas Pacitan yang didirikan oleh KH Abdul Manan (kakek Syeikh Mahfudz Tremas).
Pada tahun 1872 M/1291 H, saat Syeikh Mahfudz Tremas berusia 6 tahun, ayahnya membawanya ke Makkah untuk tinggal di sana. Selama sekitar 6 tahun di Makkah pasti memengaruhi perkembangan intelektualnya. Kehidupan sehari-hari di pesantren, yang dipenuhi dengan suasana keilmuan, juga sangat memengaruhi minatnya dalam ilmu pengetahuan, terutama ilmu agama.
Melihat bakat yang dimiliki, ayahnya memutuskan untuk menitipkannya di pesantren KH Shaleh Darat (1820-1903 M) di Semarang. Pesantren ini termasuk pesantren yang besar dengan jumlah santri mencapai ratusan, dan beberapa tokoh ternama pernah menimba ilmu di sana, seperti Hadratussyeikh KH M Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan, KH Moenawir Krapyak, KH Dalhar Watucongol, KH Asnawi Kudus, dan sejumlah ulama lainnya.
Di pesantren asuhan KH Shaleh Darat, Syekh Mahfudz mempelajari beberapa kitab, seperti Tafsir Jalalain, Syarh Syarqawi ‘ala al-Hikam, Wasilah al-Thullab, hingga Syarh al-Mardini li al-Falaq.
Selepas menuntut ilmu di pesantren KH Sholeh Darat ia merasakan kerinduan suasana di Makkah dan ingin kembali kesana. Pada akhirnya ke Makkah untuk yang kedua kalinya di tahun 1308 H. Suasana religius yang ia pernah rasakan ketika masa kecilnya menghadirkan semangat baru untuk mendalami ilmu agama.
Selama berada di Makkah, Syeikh Mahfudz sering menghadiri berbagai majelis ilmu untuk mendalami pengetahuan agama. Di sana ia belajar di bawah bimbingan Muhammad Syatha al-Makki, seorang guru yang terkemuka pada masa itu. Bahkan ia dianggap sebagai bagian dari keluarga guru tersebut dan diberi kesempatan untuk mengajar di Masjidil Haram. Kesempatan ini tidaklah mudah saat itu, karena tidak semua orang bisa mendapatkan izin untuk mengajar di sana.
Menurut penuturan Syeikh Yusin al-Fadani, Syeikh Mahfudz Tremas memperoleh gelar al-Allamah (sangat alim), al-Muhaddits (ahli hadis), al-Musnid (mata rantai sanad hadis), al-Faqih (ahli fiqih), dan al-Muqri’ (ahli qira’at). Ia merupakan salah satu ulama Nusantara yang telah menuliskan karya-karyanya dalam bahasa Arab.
Karya-karya Syekh Mahfudz at-Tarmasi
Syeikh Mahfudz Tremas telah menghasilkan banyak karya tentang berbagai aspek ilmu keislaman, semuanya dalam bahasa Arab. Kecepatannya dalam menulis bisa dikatakan sangat luar biasa, seperti ketika ia menyelesaikan Kitab Manhaj Dzawi al-Nadhar hanya dalam waktu 4 bulan 14 hari. Kitab tersebut di dalamnya berbicara tentang ilmu mustolah hadits yang merupakan syarah atas karangan al-Suyuthi sebagai syarah yang terbaik dalam memahami pikiran-pikiran al-Suyuthi. Secara keseluruhan ia tulis di Makkah dan diselesaikan pada Jumat, 14 Robiul Awal 1329 H.
Berikut ini karya-karya dari Syeikh Mahfudz Tremas berdasarkan disiplin keilmuan masing-masing:
- Bidang Fiqih dan Ushul Fiqih
- Al-Siqayah al-Mardiyah fi Asma al-Kutb al-Fiqhiyyah al-Syafi’iyyah,
- Nail al-Ma’mul bi Hasyiyah Ghayah al-Wusul fi Ilm al-Usul,
- Al-Is’af al-Matholi bi Syarh Badr al-Lami’ Nadham Jam’ al-Jawami,
- Hasiyah Takmilah al-Manhaj al-Qawim ila Faraid,
- Mauhibbah Zi al-Fadl ‘Ala Syarh Muqaddimah bi al-Fadl,
- Tahyi’at al-Fikr bi Syarh Alfiyah al-Syair.
- Bidang Hadis dan Ulumul Hadis
- Manhaj Dzawi al-Nadhar Syarh Mandhumah al-Asar,
- Al-Khil’ah al- Fikriyyah bi Syarh al-Minhah al-Khairiyyah,
- Al-Minhah al-Khairiyyah fi Arba’in Hadisan Min Ahadis Khair al-Bariyyah,
- Shulashiat al-Bukhari,
- Inayah al-Muftaqir fima Yata’allaq bi Sayyidina al-Khidr,
- Bughyah al-Adzkiya’ fi al-Bahs ‘an Karamah al-Auliya’.
- Bidang Qira’at
- Insyirah al-Fuadi fi Qira’at al-Imam Hamzah,
- Ta’mim al-Manafi fi Qiraat al-Imam Nafi’,
- Tanwir al-Shadr fi Qira’at al-Imam Abi Amru,
- Al-Badr al-Munir fi Qira’at al-Imam Ibn Katsir,
- Al-Risalah al-Tarmasiyyah fi Asanid al-Qira’at al-Asyriyyah,
- Ghunyah al-Thalabah bi Syarh Badr al-Lami’ Nazm Jam’ al-Jawa
- Bidang Tafsir, yaitu kitab Fath al-Khabir bi Syarh Miftah al-Tafsir.
- Bidang Sanad, yaitu kitab Kifayah al-Mustafid fima ‘Ala Min al-Sanid.
Biografi Singkat Syeikh Ihsan Jampes Kediri
Banyak ulama nusantara yang karyanya dikaji di Timur Tengah, salah satunya Al-'Aalim Al-'Allaamah Ash-Shufi Asy-Syaikh Muhammad Ihsan bin Muhammad Dahlan al-Jampasi al-Kadiri al-Jawi asy-Syafi'i atau dikenal Syeikh Ihsan Jampes.
Terlalu Banyak Makan Seblak Bisa Berakibat Susah Hamil? Ini Penjelasan Dokter
Rasa nikmat memakan seblak belakangan ini terus viral sampai menjadi kuliner favorit sebagian masyarakat. Namun perlu diperhatikan bahwa kandungan zat akibat terlalu sering makan seblak terlebih pada perempuan bisa berakibat susah hamil.
"Makanan seblak mengandung Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS) atau pemicu wanita bisa alami gangguan hormon," kata Ita Fajri Tamim dalam tayangan YouTube NU Online bertema Faktor Penyakit PCOS yang Mengejutkan dan Cara Efektif Mengatasinya dikutip Kamis (19/11/2024).
Dokter yang konsen di bidang kesehatan reproduksi, pendidikan keluarga, dan pemberdayaan perempuan dan anak itu menjelaskan kandungan makanan pada seblak dan mie instan banyak terbuat dari tepung buatan, kandungan gula, garam dan minyak yang berlebihan. Sehingga jika dikonsumsi terlalu banyak bisa mengganggu pembentukan sel telur pada ovarium yang sulit melakukan ovulasi atau pembuahan sel telur.
Ia mengungkapkan, kondisi PCOS akan memengaruhi menstruasi berkepanjangan atau berlebihan. Bisa mengakibatkan ketidaksuburan pada wanita karena kelebihan hormon androgen. Akibatnya wanita yang mengalami penyakit PCOS akan sulit untuk hamil.
"Ketidakseimbangan hormon androgen bisa memicu haid tidak teratur dan sulit hamil," katanya.
Penderita PCOS biasanya penyebab terbesar adalah life style atau gaya hidup. Salah satunya dari faktor makanan. Ita menjelaskan, agar terhindar dari penyakit PCOS dan cara mencegahnya dengan mengatur makanan bergizi dan mengandung protein dan serat seperti buah, sayur kemudian diimbangi dengan olahraga yang teratur agar metabolisme tubuh baik.
"Cara mencegahnya menjaga pola makan yang banyak mengandung protein dan serat, serta teratur dalam berolahraga," jelasnya.
Temuan Kandungan MSG Pada Seblak
Sementara itu berdasarkan prosiding berjudul Pengaruh Makanan Seblak terhadap Kesehatan Tubuh oleh Dhimas Wahyudi, Ida Lestari, dan Tantri Isna Saputri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Pamulang menemukan bahwa makanan seblak cenderung mengandung tingkat garam, lemak jenuh, dan bahan tambahan seperti MSG (Monosodium Glutamat) dalam jumlah yang tinggi.
Pada saat tubuh menerima konsumsi berlebihan dari kandungan MSG ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk hipertensi, obesitas, dan gangguan pencernaan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi seblak yang berlebihan dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan tubuh, terutama pada sistem pencernaan, metabolisme, dan kesehatan jantung.
Pertama, sistem pencernaan. Kandungan pedas dalam seblak dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan gangguan pencernaan seperti mulas, diare, dan sakit perut. Konsumsi berlebihan juga dapat meningkatkan risiko maag dan gastritis.
Kedua, metabolisme. Kandungan kalori, lemak, dan natrium yang tinggi dalam Seblak dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan hipertensi. Obesitas dapat mengganggu metabolisme dan meningkatkan risiko penyakit kronis lainnya seperti diabetes.
Ketiga, kesehatan jantung. Konsumsi natrium yang tinggi dalam Seblak dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko hipertensi. Hipertensi dapat merusak pembuluh darah dan jantung, dan meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

















