1/13/2025
BPJS - Antara Gotong Royong dan Rasa “Rugi Kalau Nggak Dipakai”
Cara Menurunkan Diabetes Tanpa Obat Obatan
Menurut studi International Diabetes Federation (IDF), jumlah pengidap diabetes di Indonesia tergolong tinggi. Diperkirakan mencapai 8,5 juta orang. Penyakit ini menyerang seseorang yang berusia 20-79 tahun. Berdasarkan riset mereka, sebagian besar penderitanya tidak menyadari kehadiran gejala diabetes.
Beberapa gejala yang bisa dikenali antara lain buang air kecil dengan frekuensi yang lebih sering, kerap merasa lapar, sakit kepala, hingga pandangan memudar.
Kekurangan hormon insulin dan ketidakmampuan tubuh dalam mengendalikannya adalah penyebab utama diabetes.
Lantas, bagaimana tips mengatasi diabetes? Sedulur dapat menggunakan beberapa jenis tumbuhan untuk menyembuhkan penyakit ini. Namun, semua itu perlu didukung dengan metode lain. Sebagai rekomendasi, berikut ini ada 7 tips menurunkan kadar gula darah secara alami yang mudah diterapkan.
1.Mengonsumsi Bawang Putih untuk Menurunkan Gula Darah
Jika dikonsumsi secara rutin, bawang putih mampu menurunkan kadar gula darah. Pasalnya, umbi ini mengandung zat sulfoxide. Kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin serta membantu penyembuhan infeksi.
Selain itu, bawang putih juga mengandung allicin dan allyl propyl disulfide. Kedua zat tersebut bisa menghambat penghentian insulin di hati. Supaya kadar gula darah cepat menurun, bawang putih harus dikonsumsi secara langsung. Minimal, sedulur mampu mengonsumsi tiga siung bawang putih sekali makan.
2. Mengendalikan Asupan Karbohidrat
Karbohidrat merupakan senyawa organik yang menjadi sumber kalori bagi tubuh. Dalam kondisi normal, karbohidrat berfungsi sebagai penambah energi, materi pembangun, serta menjaga keseimbangan asam basa.
Sebaliknya, jika dikonsumsi secara berlebihan, bisa memperparah penyakit diabetes. karbohidrat menjadi penyebab utama diabetes. Mengurangi asupan karbohidrat dapat menjadi salah satu cara menurunkan diabetes yang ampuh.
Studi ilmuwan dari Colombia University dan Boston Children's Hospital mengungkapkan, untuk menurunkan kadar gula darah, karbohidrat harus disantap saat akhir sesi makan. Semisal, diawali makan sayuran dan telur, selang 10 menit diikuti konsumsi kentang.
3. Minum Ramuan Daun Kemangi secara Rutin
Laura Shane-Mcwhorter, penulis buku The American Diabetes Association: Guide to Herbs and Nutritional Supplements, mengungkapkan bahwa daun kemangi mampu meningkatkan sekresi insulin. Jika minum air rebusan daun tersebut secara teratur, kadar gula darah akan menurun secara cepat.
4. Lakukan Olahraga secara Teratur
Olahraga membantu sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Karena sensitivitas meningkat, kadar gula darah cenderung menurun. Secara bertahap, gejala diabetes pun bisa dikendalikan.
Olahraga paling ringan yang bisa dilakukan adalah joging. Dengan gerakan kaki dan tangan secara menyeluruh, kalori dalam tubuh terbakar. Michelle May MD, penulis buku Eat What You Love, olahraga selama 45 menit bisa menurunkan gula darah hingga 155 mg/dl.
5. Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayur
Makan buah dan sayur lebih banyak bisa membantu pencegahan diabetes. Pun mampu meningkatkan insulin di dalam tubuh. Beberapa sayuran yang dapat sedulur konsumsi, antara lain kol, brokoli, kacang-kacangan, serta bayam.
Buah-buahan juga bisa mengatasi diabetes secara alami. Semisal, buah naga; kandungan vitamin C di dalamnya sangat tinggi. Karena itu, mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan kadar glukosa.
7. Atur Pola Istirahat
Cobalah menghitung, berapa jam sedulur tidur dalam sehari? Untuk ukuran orang dewasa, minimal harus istirahat selama 8 jam per hari. Meski begitu, kualitas tidurlah yang menentukan kesehatan tubuh.
Jadi, saat tubuh terasa sangat lelah, pejamkan mata dan istirahatkan otak. Berdasarkan riset peneliti dari University Of Chicago , sebagian besar penderita diabetes memiliki pola tidur yang buruk. Mereka cenderung kesulitan dalam mengendalikan penyakitnya.
Penelitian tersebut membuktikan bahwa kadar gula bisa meningkat hingga 23 persen jika kurang tidur. Menurut mereka, salah satu cara tidur nyenyak adalah dengan mengurangi stres.
Itulah beberapa cara menurunkan diabetes secara alami yang bisa diterapkan di rumah. Semoga bermanfaat!
Sumber : Dinkes Kota Semarang
12 Cara Menurunkan Gula Darah yang Aman untuk Cegah Diabetes
Mengetahui cara menurunkan gula darah merupakan hal yang penting, terutama pada individu yang berisiko terkena penyakit kencing manis.
Ketika kadar gula atau glukosa darah dalam tubuh tinggi, kondisi ini tidak sepatutnya kamu sepelekan.
1. Berolahraga secara rutin
Hal ini dapat membantu menurunkan kadar gula glukosa. Karena itu, cobalah untuk rutin berolahraga minimal 30 menit setiap harinya.
Selain itu, olahraga secara rutin juga dapat membantu menurunkan berat badan.
Nah, menjaga berat badan tetap ideal adalah salah satu hal penting bagi pengidap penyakit gula yang mengalami obesitas.
Sebab, berat badan yang ideal dapat membuat kadar gula darah lebih mudah turun dan stabil.
Ada sejumlah jenis olahraga yang tepat untuk menurunkan gula glukosa maupun bagi pengidap penyakit gula, seperti:
- Hiking. Saat hiking sejauh 3 kilometer/jam, orang dengan berat 68 kilogram dapat membakar 240 kalori per jam. Jika kamu lakukan secara teratur, hiking dapat membantu menurunkan tekanan darah diastolik dan sistolik rata-rata 10 mmHg.
- Jalan santai. Studi yang terbit pada Diabetes Care menemukan bahwa tiga kali jalan kaki singkat setiap hari setelah makan efektif menurunkan gula darah. Bahkan, efektivitasnya memiliki hasil selayaknya jalan kaki selama 45 menit dengan kecepatan sedang yang sama.
Karbohidrat merupakan sumber utama dari glukosa yang dapat meningkatkan kadar gula darah.
Banyak penelitian yang telah menunjukkan bahwa konsumsi makanan rendah karbohidrat dapat membantu mengurangi kadar gula darah.
Menurut American Diabetes Association, penting untuk membatasi makanan yang mengandung karbohidrat olahan dan makanan dengan tambahan gula.
Misalnya seperti karbohidrat bertepung seperti kentang goreng, roti tawar putih dan kue.
Kamu bisa memenuhi asupan karbohidrat melalui konsumsi karbohidrat kompleks yang berasal dari sejumlah makanan.
Misalnya seperti nasi merah, roti gandum utuh, oatmeal, hingga kentang.
Cara menurunkan gula darah bisa dengan meningkatkan asupan serat.
Menurut studi di Nutrition Journal berjudul Dietary fiber intake and glycemic control: coronary artery calcification in type 1 diabetes (CACTI) study, pola makan tinggi serat mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengatur gula darah dalam tubuh, dan meminimalkan penurunan gula darah.
Ada dua jenis serat, yaitu larut dan tidak larut.
Keduanya sama-sama memiliki manfaat kesehatan bagi mereka dengan gula darah tinggi atau pengidap penyakit gula.
- Serat larut. Jenis ini larut dalam air dan membentuk zat seperti gel pada perut. Asupan nutrisi ini dapat membantu mengontrol gula darah dan kolesterol sehingga dapat membantu mencegah komplikasi penyakit gula. Serat larut dapat kamu peroleh dari konsumsi apel, pisang, oat, kacang polong, kacang hitam, kacang lima, kubis Brussel, dan alpukat.
- Jenis serat tidak larut. Serat tidak larut bermanfaat dalam mendukung sensitivitas insulin dan membantu menjaga kesehatan usus. Nutrisi ini terkandung dalam tepung gandum utuh, biji-bijian, dan kulit banyak buah dan sayuran.
Minum air yang cukup dapat membantu kadar gula darah dalam kisaran yang sehat.
Selain itu, minum air yang cukup juga dapat membantu ginjal membuang kelebihan gula melalui urine sekaligus mencegah dehidrasi.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Diabetes and Metabolic Syndrome dengan judul Water Intake and Risk of Type 2 Diabetes: A Systematic Review and Meta-Analysis of Observational Studies, menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi air putih lebih banyak, memiliki risiko lebih rendah mengalami peningkatan gula darah.
Sebab, ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan mengeluarkan hormon glukagon dan kortisol.
Kedua hormon tersebut dapat meningkatkan kadar glukosa darah pada tubuh.
6. Tidur cukup dan berkualitas
Tidur yang cukup dan berkualitas dapat membantu menjaga kadar gula darah dan menjaga berat badan yang sehat.
Sebaliknya, kurang tidur berpotensi meningkatkan kadar hormon kortisol.
7. Hindari melewatkan waktu makan
Sebab, melewatkan waktu makan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah pada waktu makan berikutnya.
8. Memilih makanan yang indeks glikemiknya rendah
Jika makanan memiliki indeks glikemik rendah, makanan tersebut tidak menyebabkan kadar gula darah melonjak cepat.
Nah, salah satu cara untuk menurunkan gula darah secara alami adalah mengonsumsi lebih banyak makanan dengan indeks glikemik rendah.
Misalnya seperti sayuran hijau, kacang merah, wortel, dan oat. Pengidap diabetes juga disarankan membatasi penggunaan gula atau mengganti jenis pemanis.
9. Pantau kadar gula darah dengan baik
Dengan begini, kamu dapat melakukan penyesuaian atau penanganan segera sebelum sampai terjadi komplikasi.
Hal ini juga dapat membantu kamu mempelajari bagaimana tubuh bereaksi terhadap makanan tertentu.
10. Konsumsi makanan yang tinggi magnesium
Sebab, magnesium terbukti bermanfaat bagi kadar glukosa darah.
Bahkan, pola makan kaya magnesium berkaitan dengan penurunan risiko penyakit gula secara signifikan.
Sebaliknya, kadar magnesium yang rendah dapat menyebabkan resistensi insulin dan penurunan toleransi glukosa pada pengidap penyakit gula.
Namun, ada beberapa efek lain yang juga perlu kamu waspadai akibat kekurangan magnesium.
11. Menambahkan bahan tertentu ke dalam makanan
Beberapa makanan yang para ahli yakini memiliki efek antidiabetes antara lain:
- Cuka apel. Menurut penelitian, bahan ini dapat menurunkan kadar gula darah dengan menunda pengosongan perut setelah makan.
- Kayu manis. Bumbu ini dapat meningkatkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat pemecahan karbohidrat pada saluran pencernaan.
- Berberin. Makanan ini bermanfaat dalam merangsang pemecahan glukosa enzim, mempromosikan penggunaan gula jaringan dan meningkatkan produksi insulin.
12. Jaga berat badan ideal
Maka itu, pengidap gula darah yang obesitas perlu menurunkan berat badan.
Selain itu, ia juga harus menjaga berat badan tetap ideal agar kadar gula darah lebih mudah turun dan stabil dalam kadar normal.
Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan gula darah secara sehat dan mencegah diabetes.
Sumber : HALODOC
MANFAAT DAUN PEPAYA BAGI KESEHATAN
11/29/2024
Terlalu Banyak Makan Seblak Bisa Berakibat Susah Hamil? Ini Penjelasan Dokter
Rasa nikmat memakan seblak belakangan ini terus viral sampai menjadi kuliner favorit sebagian masyarakat. Namun perlu diperhatikan bahwa kandungan zat akibat terlalu sering makan seblak terlebih pada perempuan bisa berakibat susah hamil.
"Makanan seblak mengandung Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS) atau pemicu wanita bisa alami gangguan hormon," kata Ita Fajri Tamim dalam tayangan YouTube NU Online bertema Faktor Penyakit PCOS yang Mengejutkan dan Cara Efektif Mengatasinya dikutip Kamis (19/11/2024).
Dokter yang konsen di bidang kesehatan reproduksi, pendidikan keluarga, dan pemberdayaan perempuan dan anak itu menjelaskan kandungan makanan pada seblak dan mie instan banyak terbuat dari tepung buatan, kandungan gula, garam dan minyak yang berlebihan. Sehingga jika dikonsumsi terlalu banyak bisa mengganggu pembentukan sel telur pada ovarium yang sulit melakukan ovulasi atau pembuahan sel telur.
Ia mengungkapkan, kondisi PCOS akan memengaruhi menstruasi berkepanjangan atau berlebihan. Bisa mengakibatkan ketidaksuburan pada wanita karena kelebihan hormon androgen. Akibatnya wanita yang mengalami penyakit PCOS akan sulit untuk hamil.
"Ketidakseimbangan hormon androgen bisa memicu haid tidak teratur dan sulit hamil," katanya.
Penderita PCOS biasanya penyebab terbesar adalah life style atau gaya hidup. Salah satunya dari faktor makanan. Ita menjelaskan, agar terhindar dari penyakit PCOS dan cara mencegahnya dengan mengatur makanan bergizi dan mengandung protein dan serat seperti buah, sayur kemudian diimbangi dengan olahraga yang teratur agar metabolisme tubuh baik.
"Cara mencegahnya menjaga pola makan yang banyak mengandung protein dan serat, serta teratur dalam berolahraga," jelasnya.
Temuan Kandungan MSG Pada Seblak
Sementara itu berdasarkan prosiding berjudul Pengaruh Makanan Seblak terhadap Kesehatan Tubuh oleh Dhimas Wahyudi, Ida Lestari, dan Tantri Isna Saputri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Pamulang menemukan bahwa makanan seblak cenderung mengandung tingkat garam, lemak jenuh, dan bahan tambahan seperti MSG (Monosodium Glutamat) dalam jumlah yang tinggi.
Pada saat tubuh menerima konsumsi berlebihan dari kandungan MSG ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk hipertensi, obesitas, dan gangguan pencernaan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi seblak yang berlebihan dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan tubuh, terutama pada sistem pencernaan, metabolisme, dan kesehatan jantung.
Pertama, sistem pencernaan. Kandungan pedas dalam seblak dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan gangguan pencernaan seperti mulas, diare, dan sakit perut. Konsumsi berlebihan juga dapat meningkatkan risiko maag dan gastritis.
Kedua, metabolisme. Kandungan kalori, lemak, dan natrium yang tinggi dalam Seblak dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan hipertensi. Obesitas dapat mengganggu metabolisme dan meningkatkan risiko penyakit kronis lainnya seperti diabetes.
Ketiga, kesehatan jantung. Konsumsi natrium yang tinggi dalam Seblak dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko hipertensi. Hipertensi dapat merusak pembuluh darah dan jantung, dan meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.














